oleh

Target 3 Poin di Laga Perdana

-Magelang-179 views
Target 3 Poin di Laga Perdana
Target 3 Poin di Laga Perdana

MAGELANG—Kejelasan kompetisi Divisi Utama hingga saat ini masih buram setelah pemerintah membekukan PSSI dan PT Liga Indonesia sebagai operator liga oleh Menteri Olahraga. Apalagi Polri juga telah mengisyarakatkan tidak akan memberi izin pertandingan sepakbola di bawah PSSI dan LI.

Meski demikian, PPSM Sakti Magelang tetap bersiap menghadapi laga perdana lawan Persijap Jepara yang rencananya berlangsung di Stadion dr Moh Soebroto, Magelang, Minggu (26/4).

Kami telah menyiapkan taktik dan strategi khusus untuk memenangkan pertandingan perdana nanti,” kata pelatih kepala PPSM Inyong Lolombulan.

Kemenangan di laga perdana diharapkan mampu mendongkrak semangat para pemain menghadapi laga-laga selanjutnya. Apalagi mereka akan berjuang di hadapan Simolodro, pendukung setia PPSM.

Inyong menuturkan untuk memenangkan pertandingan tersebut, pihaknya akan menerapkan strategi 3-5-2 dan dapat berubah menjadi 4-2-3-1. “Perubahan strategi tersebut dapat dilakukan situasional melihat kondisi permainan di lapangan,” katanya.

Menurut dia lawan-lawan yang berada dalam satu grup dengan PPSM merupakan tim yang tidak boleh dipandang sebelah mata, semua tim yang ada mempunyai kekuatan cukup merata dan lebih di atas PPSM.

Dalam kompetisi Divisi Utama, PPSM telah mendaftarkan 22 pemain. Tercatat ada beberapa pemain yang terdepak dan digantikan pemain baru. Lima pemain yang tidak akan memperkuat PPSM adalah Dwi Kristanto, Hayen, Fahmi Dio, Oky dan Rifky. Mereka digantikan enam pemain baru, Leonardo dari Jawa Timur, Ricky Al Fajar (Persigar), Sandrian (Perssu Sumenep), Sujek Napitupulu (Persitara), Fero D E Toar (Persma Manado) dan Ade Ashari (Persiba Balikpapan).

“Terkait pergantian pemain tersebut, didasarkan evaluasi dari tim pelatih. Mereka menilai, lima pemain lama tidak berkembang atau kalah bersaing dengan pemain baru yang baru datang sejak beberapa hari lalu,” kata Manajer Operasional PPSM Samsuri.

Inyong membenarkan soal pencoretan pemain tersebut. “Melihat tim-tim di divisi utama musim ini, kami harus berbenah. Di sisi lain, pemain yang tergusur kemarin, karena memang secara kualitas kalah bersaing dengan pemain baru,” ungkapnya. (jpnn/ton)

Komentar

Terkini